PENGAMPUNAN-MU PULIHKANKU


Bertepatan dengan HUT KTM Yogyakarta yang ke 9, KTM Distrik Yogya mengadakan Retret Penyembuhan Luka Batin dengan tema “PengampunanMu pulihkanku” pada tanggal 11-13 Mei 2012 di Pakemsari Kaliurang. Dipilihnya tema “PengampunanMu pulihkanku” dikarenakan dengan belajar mengampuni dapat memulihkan kehidupan menjadi lebih baik, karena tanpa kita sadari luka batin dapat menyebabkan penyakit fisik maupun rohani. Diadakannya retret ini sebagai tindak lanjut dari program kerja Distrik Yogya di tahun 2012.
Peserta yang mengikuti retret tersebut sebanyak 158 orang yang berasal dari Yogya, Klaten, Purworejo, Semarang, dan Muntilan. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan diawali terlebih dahulu dengan misa pembukaan yang dibawakan oleh Romo B. Saryanto, Pr. Dalam homilinya, Romo Saryanto,Pr berharap bahwa dengan Retret Luka Batin tersebut orang Katolik perlu belajar untuk saling mengampuni antar sesama manusia khususnya terhadap anggota keluarga, sesama anggota komunitas, dan lingkungan sekitar agar kasih Allah sungguh dapat hadir dan berkarya di dalam hati kita.
Retret Penyembuhan Luka Batin ini didampingi oleh 2 orang suster Putri Karmel yaitu Sr. Yohana, P.Karm dan Sr. Rita, P.Karm. Selesai misa dilanjutkan dengan sesi 1 yang dibawakan oleh Sr. Rita tentang Cinta Kasih Allah dan Yesus Penyelamat. Setelah diselingi makan dan istirahat, dilanjutkan sesi 2 yang dibawakan oleh Sr,Yohana tentang Penyembuhan Luka Batin yang mengajak peserta untuk memahami bagaimana menyembuhkan setiap luka batin. Sesi 3 oleh Ibu drg. Grace Hardhono dari KTM Semarang dengan tema Iman Kunci Penyembuhan dan Pengampunan Membuka Kuasa Penyembuhan, mengajak peserta untuk mengimani bahwa kunci penyembuhan dan pengampunan adalah iman kepada Allah. Malam hari acara ditutup dengan Adorasi Taize.
Pada hari kedua, acara dimulai dengan Doa Yesus, kemudian dilanjutkan Misa dipimpin oleh Romo Paroki setempat, setelah misa masuk pada sesi 4 dengan tema Sakramen dan Penyembuhan dimana Sr.Yohana menjelaskan tentang Sakramen gereja yang terkait dengan penyembuhan luka batin. Kemudian saat pembasuhan kaki yang diawali dengan penyadaran yang dipandu oleh Sr. Rita dan Sr. Yohana. Ada 10 orang yang membantu sebagai figur dari berbagai variasi usia mulai usia anak-anak hingga orang tua. Setiap peserta membasuh kaki seorang figur dengan tujuan untuk mengampuni orang yang telah melukai hatinya. Malam harinya dilanjutkan dengan pengakuan dosa yang didampingi oleh 5 orang romo yaitu Romo Dedy Riberu, Romo Dominikus Rihi Mone, Romo Priyo, Romo Zwaard, dan Romo Deni Sulistiyawan. Setelah pengakuan dosa dilanjutkan dengan sesi Persekutuan Doa hingga pukul 21.30 WIB.
Pada hari minggu acara pagi dibuka dengan doa Yesus, lalu ada Praise and Wordship yang dipimpin oleh KTM muda mudi, dan dilanjutkan sesi 5 dengan tema Bertumbuh Bersama Yesus dalam Komunitas. Acara ini merupakan sharing iman keluarga ibu drg. Grace beserta suami Prof.Dr.dr.J.Hardhono beserta ke dua putranya Nino dan Addo tentang bertumbuh bersama Yesus dalam komunitas terutama Komunitas Tritunggal Mahakudus. Retret Luka Batin ini diakhiri dengan misa penutup yang dibawakan oleh Rm. Joseph Krisostomus,CSE. Yang kebetulan singgah ke Yogyakarta bersama rombongan KTM Bandung dan Jakarta saat Ziarah ke Gua Maria Tritis Wonosari. Rombongan KTM pun juga ikut serta menghadiri misa tersebut. Dalam homilinya,Romo Joseph Kristostomus, CSE berharap agar selesai dari retret ini para peserta dapat kembali merasakan sukacita dan mengajak orang untuk mengalami kehadiran Allah sesuai dengan visi dan misi KTM. Proficiat peserta Retret Luka Batin Distrik Jogja…. (Erlia Meylianti)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: