Penerimaan Komuni Pertama


Pada hari Minggu (10/6) mungkin merupkan hari yang tak pernah terlupkan bagi adik-adik yang pada hari itu boleh menerima komuni untuk pertama kalinya. Setelah menjalani pelajaran setahun dengan para guru agama/katekis, maka pada hari yang bertepatan dengan hari raya Tubuh dan Darah Kristus, sebanyak 149 anak menerima komuni untuk pertama kalinya. Anak-anak penerima komuni pertama tahun ini sebanyak 149, yang terdiri dari anak-anak SD Kanisus Wirobrajan, SD Kanisius Tegalmulyo, SD Kanisius Notoyudan dan SD Tarakanita. Misa penerimaan komuni pertama dipimpin oleh Rm.Fl.Hartosubono, Pr dan Rm.S.Atas W,Pr. Dalam homilinya romo Bono, mengatakan bahwa orang yang menyambut sakramen Mahakudus seharusnya hidupnya akan semakin terang seterang matahari di siang hari dan seterang bulan di malam hari. Tubuh dan Darah Kristus merupkan makanan rohani, yang memberikan kekuatan dan keberanian untuk maju. Misa penerimaan komuni pertama yang dilangsungkan dari pukul 08.00 berakhir sekitar pukul 09.30. setelah diadakan sesi foto bersama di dalam gereja, acara dilanjutkan di panti paroki atas. Acara di panti paroki atas mengusung tema “Anak Katolik Yang Peduli Dan Berbagi.” dalam sambutnnya romo Atas mengajak anak-anak untuk peduli dan rela berbagi dengan bertanya, “siapa yang mau membagikan makanan yang saat ini dipegang oleh adik-adik untuk dibagikan untuk romo?”tanpa pikir panjang ada satu anak yang langsung maju kedepan untuk diserahkan ke romo. Setelah ditanya romo, kenapa kamu mau membagikan makanan ini untuk romo? Dengan polosnya, anak itu menjawab, “karena makanan itu tidak aku sukai.” Lansung saja penjelasan anak itu mengundang tawa orang tua dan anak-anak yang ikut hadir dalam acara tersebut. Romo Atas juga mengatakan bahwa peduli dan berbagi itu tidak dapat dipisahkan. Supaya dapat berbagi, terlebih dahulu kita harus mempunyai terlebih dahulu. Seperti kita bisa membagikan kepandaian yang kita punya, jika terlebih dahulu kita pandai. Maka itu belajarlah dengan tekun agar apa yang Tuhan berikan pada kita dapat kita bagikan kepada sesama kita. Pesan bagi orang tua setelah anak-anak mereka menerima komuni pertama adalah melanjutkan janji nikah yang dulu pernah diucapakan untuk mendidik anak-anak mereka secara katolik, mendampingi sampai penerimaan sakramen-sakramen selanjutnya. Mewakili romo Bono dan romo Yamto, romo Atas mengucapakan proficiat bagi adik-adik yang hari ini boleh menerima komuni untuk pertama kalinya. Dan tak ketinggalan ucapan terima kasih bagi para katekis dan guru agama yang dengan setia mendamping anak-anak dalam pelajaran persiapan penerimaan komuni pertama.
-sigal-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: