“Terima kasih Tuhan, aku bisa menjadi dewasa melalui kelompok ini” (Temu kangen PemPar, GC dan Kompak Gereja Kumetiran)


Alunan lagu dhandhang gula yang dinyanyikan oleh para mantan pemuda paroki (pempar), GC, dan para kru Kompak mengalun menutup sharring dan pengenalan generasi ke generasi dari para anggota temu kangen. Acara temu kangen yang diselenggarakan pada tanggal 28 Desember 2011 ini mengangkat tema “Terima kasih Tuhan, aku bisa menjadi dewasa melaui kelompok ini.”.Bertempat di lokasi outbound Banyusumilir, sebanyak kurang lebih 40 mantan aktivis gereja Kumetiran bersama anggota keluarga saling melepas kangen. Saling mengenal masa-masa kebersamaan dahulu ketika masih muda dan masih aktif mengurus kegiatan di paroki. Menjelang malam acara puncak ditutup dengan misa yang dipimpin oleh Rm.Hendar, yang dulu juga pernah berkarya di gereja Kumetiran. Dalam homilinya romo Hendar mengatakan bahwa Tuhan dapat berkarya melalui diri kita, melalui orang-orang yang terkadang tidak kita sukai dan dalam lingkup komunitas yang kita jalani. Tak ada salahnya jika temu kangen ini mengangkat tema Terima kasih Tuhan, aku bisa menjadi dewasa melalui kelompok ini. Melalui kelompok yang dulu waktu muda pernah digeluti, tanpa disadari membawa pengaruh dalam dunia kerja yang sekarang dijalani. Tak kertinggalan pula Gregorius Caecilia yang generasi sekarang ikut memeriahakan acara temu kangen dengan menyanyikan lagu-lagu keroncong yang telah menjadi ciri khas gereja Kumetiran dalam acara misa puncak temu kangen.
-siGal-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: