Signifikansi dan Relevansi Grj Kumetiran Di umur 67th.


Cara Hidup Jemaat Perdana
Tuhan menambah jumlah Jemaat perdana dengan orang-orang yang dibaptis. Tuhan membuat mereka dicintai banyak orang. Tuhan membuat mereka rukun, sehati, sejiwa berkumpul setiap hari: berpikir bersama tentang masalah mereka bersama (cfr. Kis2:41-47).
Suasana yang sungguh hangat dan menyenangkan.
Jumlah 3000 jiwa pada zaman Yesus bukanlah jumlah yang sedikit. Mereka adalah orang-orang Yahudi yang bertobat menjadi Kristen. Mereka mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Penebus. Mereka ingin diselamatkan oleh Yesus.
Kepercayaan mereka bukan sekedar percaya buta. Mereka mendalami dan terus mencari tahu apa saja yang mereka percayai. Mereka percaya yang mereka pahami dan mereka memahami apa yang mereka percayai. Luar biasa.
Meskipun belum ada bentuk Ekaristi yang patron seperti zaman ini; tetapi mereka bertekun berkumpul bersama memecahkan roti dan berdoa: saling mendoakan.
Solidaritas zaman Gereja Perdana amat mengagumkan. Bagaimana mereka bisa memikirkan bersama kebutuhan mereka sehari-hari; tanpa ada yang kelebihan maupun kekurangan!!
Kalau bukan Tuhan sendiri yang berkarya (cfr.Mujijad dan tanda?Kis2:43); tidak mungkinlah semua itu terjadi.

Kunjungan Dewan Ke Lingkungan-Lingkungan
Satu point penting yang cukup menarik adalah bahwa Perayaan HUT Paroki kali ini tidak diwarnai/ didominasi dengan gebyar hingar-bingar pesta; tetapi lebih teduh dan tenang. Misa Novena; Refleksi Bersama; Bedah Buku; Kunjungan Lingkungan; Pengolahan ArDas; Memotivasi kembali Visi Misi Paroki; dll.
Khusus berkaitan dengan Kunjungan Lingkungan; pertama-tama memang bukan umat yang mendapatkan kunjungan, tetapi Pengurus Lengkap Lingkungan: Ketua, Sekr, Bendahara, Tim dan Seksi yang ada. Terimakasih yang tak terhingga atas penerimaan dan tanggapan semua Lingkungan. Meskipun yang dituju Lingkungan; tetapi karena keterbatasan waktu: kunjungan diadakan di tingkat/masing-masing Wilayah.
Harap dimengerti bahwa sifat kunjungan ini bukan untuk mencari kekurangan-kekurangan yang ada di Lingkungan tetapi: sebuah Empowering: bagaimana kita bersama-sama membangun Gereja yang Signifikan dan Relevan. Bagaimana Semakin banyak orang yang terlibat dengan Hidup Gereja Paroki, hidup Gereja Wilayah dan hidup Gereja Lingkungan.

Cara Hidup Jemaat Kumetiran
Bolehkan kalau bermimpi Cara Hidup Jemaat Perdana menjadi Cara Hidup Gereja zaman ini.
Apakah mungkin Tuhan menambahkan jumlah umat di Kumetiran dengan orang-orang yang percaya dan dibaptis? Bukan malah semakin banyak yang meninggalkan gereja entah karena/sebab apa!
Apakah mungkin Tuhan menjadikan kita orang-orang yang dicintai oleh semakin banyak orang? Bukan malah terjadi gep-gep; kekecewaan-kekecewaan, luka batin disana-sini, klik-klik dan gheto-gheto.
Mengapa tidak; kita bisa hidup rukun, sehati, sejiwa berkumpul (tidak harus setiap hari; kecuali pecinta Misa Harian dan TEH-nya/TEH=Tim Ekaristi Harian). Bukan malah sama sekali tidak ikut kegiatan di Lingkungan, tidak pernah ke Gereja Kumetiran, tidak mau urusan dengan thetheq bengek aktivitas Lingkungan-ku!
Bukankah kita bisa duduk bersama; berpikir bersama tentang masalah kita bersama dan mencari solusi dengan segala persoalan kita bersama. Tidak malah membebankan semua urusan bersama kepada Ketua Lingkungan “thoq”.
Tidak mungkinkah suasana paroki/gereja kita hangat dan bersaudara (paseduluran).
Beberapa pertanyaan ini bukan ungkapan keraguan atas ketiadaan cinta, kesatuan, dll; tetapi oleh-oleh dari Kunjungan Lingkungan: agar HUT kali ini memberi makna yang mendalam bagi terbentuk dan terwujudnya Gereja Kumetiran yang Signifikan dan Relevan; Memikat dan Berdaya-Guna/bermakna bagi semakin banyak orang. Bukankah itu yang kita doakan juga selama kita mengadakan Novena, baik di dalam gereja maupun di gua Maria?

Profisiat – Selamat Ulang Tahun Paroki-ku.
Aku menyanyangi dan mencintai-mu.
(NB: Jangan hanya omong sayang dan cinta: wujudnya apa, dong).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: