Renungan Harian 1 Juli Hari raya Hati Kudus Yesus


RH Mutiara Iman “HR Hati Yesus Yang Mahakudus” – Jumat, 1 Juli 2011 – Matius 11:25-30
Fri Jul 1st, 2011 11:20 AM 
JULI 2011

Cara terbaik untuk lari dari kejahatan adalah dengan mengejar kebaikan.
[anonim]

Ujud Umum:
Semoga Kristus meringankan penderitaan lahir maupun batin dari para korban
AIDS, khususnya di wilayah-wilayah miskin.

Ujud Misi:
Semoga kaum religius menjadi saksi kegembiraan Injil serta menjadi tanda
hidup akan kasih Kristus.

Ujud Indonesia:
Semoga kearifan lokal menjadi lahan subur yang membantu Gereja semakin kuat
berakar di Bumi Pertiwi.


RH MUTIARA IMAN
Jumat, 1 Juli 2011
Hari Raya Hati Yesus Yang Mahakudus
St. Teodorikus, Abbas; St. Harun, Imam Agung; St. Simeon Salos;
St. Pambo, Pertapa; St. Oliver Plunkett
(By:Rm. Willem Daia, Pr.)

Mutiara Iman:
”Marilah kepada-Ku, semua yang letih dan lesu dan berbeban berat, Aku akan
memberi kelegaan kepadamu”
[Matius 11:28]

BACAAN PERTAMA – Ulangan 7:6-11;
6 Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu; engkaulah yang
dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk
menjadi umat kesayangan-Nya.
7 Bukan karena lebih banyak jumlahmu dari bangsa manapun juga, maka hati
TUHAN terpikat olehmu dan memilih kamu  —  bukankah kamu ini yang paling
kecil dari segala bangsa?  — 
8 tetapi karena TUHAN mengasihi kamu dan memegang sumpah-Nya yang telah
diikrarkan-Nya kepada nenek moyangmu, maka TUHAN telah membawa kamu keluar
dengan tangan yang kuat dan menebus engkau dari rumah perbudakan, dari
tangan Firaun, raja Mesir.
9 Sebab itu haruslah kauketahui, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah Allah, Allah
yang setia, yang memegang perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang
kasih kepada-Nya dan berpegang pada perintah-Nya, sampai kepada beribu-ribu
keturunan,
10 tetapi terhadap diri setiap orang dari mereka yang membenci Dia, Ia
melakukan pembalasan dengan membinasakan orang itu. Ia tidak bertangguh
terhadap orang yang membenci Dia. Ia langsung mengadakan pembalasan terhadap
orang itu.
11 Jadi berpeganglah pada perintah, yakni ketetapan dan peraturan yang
kusampaikan kepadamu pada hari ini untuk dilakukan.”

MAZMUR TANGGAPAN – Mazmur 103:1-8,10;

BACAAN KEDUA – 1 Yohanes 4:7-16;
7 Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab
kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari
Allah dan mengenal Allah.
8 Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah
kasih.
9 Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu
bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita
hidup oleh-Nya.
10 Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah
yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai
pendamaian bagi dosa-dosa kita.
11 Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita,
maka haruslah kita juga saling mengasihi.
12 Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah. Jika kita saling
mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita.
13 Demikianlah kita ketahui, bahwa kita tetap berada di dalam Allah dan Dia
di dalam kita: Ia telah mengaruniakan kita mendapat bagian dalam Roh-Nya.
14 Dan kami telah melihat dan bersaksi, bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya
menjadi Juruselamat dunia.
15 Barangsiapa mengaku, bahwa Yesus adalah Anak Allah, Allah tetap berada
di dalam dia dan dia di dalam Allah.
16 Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita.
Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap
berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.

BACAAN INJIL – Matius 11:25-30
25 Pada waktu itu berkatalah Yesus: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan
langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan
orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.
26 Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
27 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun
mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak
dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.
28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan
memberi kelegaan kepadamu.
29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah
lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”

MEDITATIO:
Yesus yang memiliki hati yang peduli, tulus, mulia, kudus mengerti
pergumulan hidup umat kecil-sederhana zaman-Nya. Mereka hidup tertekan
karena sikap hidup para elite agama yang memandang diri bijak dan pandai
dan meremehkan orang kecil-sederhana. Yesus berbeda dengan para elite agama.
IA tidak memandang remeh orang kecil, orang letih lesu, orang berbeban
berat, sebaliknya mengundang mereka, menawarkan diri memikul beban-beban
hidup mereka agar mereka menikmati kelegaan, kedamaian, dan sukacita.

Seberapa tulus kita menyediakan diri menjadi “tempat sampah” bagi orang
susah? Kita umumnya lebih mudah menjadikan orang lain sebagai “tong sampah”
daripada menjadi “tong sampah” bagi orang lain. Kadang juga kita enggan
menjadi “tong sampah” karena kita sendiri juga memiliki beban-beban hidup.
Mari kita coba fokuskan diri bukan pada beban-beban hidup kita tetapi pada
Yesus yang mau membantu melegakan hati kita, niscaya kita menikmati
kelegaan.

CONTEMPLATIO:
Sadarilah Anda berada di hadapan Hati Kudus Yesus. Ungkapkanlah aneka beban
hidupmu hingga tuntas. Sesudahnya, biarkan hatimu dilingkupi oleh sukacita
Hati Kudus Yesus.

ORATIO:
Tuhan Yesus yang lembut dan rendah hati, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu.
Amin.

MISSIO:
Hari ini aku akan mendengarkan kisah beban-beban hidup temanku dengan sabar.

Tuhan memberkati!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: