“Bertobat dan berbagi berkat”


Rubrik PIA
“Bertobat dan berbagi berkat”
Bacaan : Filipi 3:8-14
Ayat emas :…aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang ada di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.
Cerita
Serigala dan Harimau
Di sebuah hutan hiduplah harimau dan serigala. kedua hewan ini selalu ditakuti oleh penghuni hutan lainnya. Lolongan srigala yang melengking selalu membuat hewan-hewan lainya pada sembunyi. Badan besar dan raungan harimau membut hewan-hewan lainya pada menyingkir. Sang Harimau dan serigala ini berteman sejak kecil sehingga sampai dewasa ini mereka tetap bersahabat. Tetapi ada hal kecil yg membedakan kedua binatang ini yang seringkali membuat keributan, yaitu soal ketamakan harimau. Dalam menyantap mangsanya harimau terlalu rakus, sehingga dia lupa tuk menyisihkan sebagian sisa buruannya tuk anak-anaknya yang masih kecil. Seringkali yang memberi makan harimau-harimau kecil adalah sang serigala. Suatu ketika serigala itu terluka, luka yang diderita serigala terjadi karena ia berusaha menolong harimau yang dikejar pemburu. Sang serigala berusaha menyelamatkam kawannya. Namun sayang sebuah panah yang telah dibidik malah mengenai kaki belakangnya. Kini hewan bermata liar itu tidak bisa berburu lagi bersama sang harimau yang tamak. Dan kini sang serigala ditemani bersama-sama dengan harimau-harimau kecil sembunyi dan berdiam diri di sebuah gua. Sang harimau yang tamakpun tahu bagaimana membalas budi. Setiap kali ia berburu, dan mendapatkan mangsanya. Ia lalu teringat akan sang serigala yang telah menyelamatkan nyawanya dan teringat akan anak-anaknya. Yang dulunya selalu melalap habis buruanya, sekarang selesai berburu di mulutnya selalu tersisa sepotong daging besar untuk di bawa pulang ke gua. Walaupun sedikit, sang serigala bersama harimau-harimau kecil selalu mendapat bagian dalam hewan buruan sang harimau. Sang harimau paham bahwa tanpa bantuan sang kawan, ia pasti sudah mati terpanah si pemburu. Sebagai balasannya, sang serigala selalu berusaha menjaga harimau-harimau kecil dari gangguan hewan-hewan lainnya. Lolongan serigala selalu tampaj mengerikan bagi siapapun yang mendengar. Walaupun sebenarnya ia tidak bisa berjalan dan hanya teronggok di pojok gua. Rupanya peristiwa tersebut menyadarkan sang harimau yang dulunya tamak menjadi harimau yang mau berbagi.

Adik-adik cerita tadi mengingatkan kita akan pelajaran tentang persahabatan dan kerja sama. Namun ada suatu hal kecil yang patut diingat disana bahwa berbagi, menolong,membantu sudah selayaknya menjadi makanan dalam kehidupan kita. Bukan karena hal itu adalah sebuah keterpaksaan, bukan pula karena didorong rasa kasihan dan ingin membalas budi. Berbagi dan menolong sesama yang membutuhkan merupakan ciri-ciri anak Tuhan yang baik. Dalam berbagi akan terpantul bahwa kebesaran Tuhan hadir dalam tindakan dan perilaku yang kita lakukan. Seperti awlanya serigala yang selalu berbagi dengan anak-anak harimau sebelum dia terluka, dia bebrbagi tanpa pamrih. Sehingga ketika kaki serigala terluka dan tidak dapat mencari makanan lagi. Tuhan menyadarkan sang harimau sehingga sang harimau ketika menyantap hasil buruannya menjadi ingat akan anak-anaknya dan sang serigala yang telah menyelamatkannya. Semoga semangat besyukur,bertobat dan berbagi berkat dapat semakin kita pupuk hari ke hari ya….
Doa
Yesus yang baik, terimakasih atas segala berkat-berkat yang boleh kami terima sampai saat ini. Semoga berkat yang kami terima bukan hanya tuk kami nikmati sendiri saja, tetapi dapat kami bagikan juga kepada sesama kami. Amin
-si gal-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: