Peringatan Arwah


Peringatan Arwah
“Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku” (Yohanes 14:6)
Setiap manusia pasti mati. Dua huruf M-M atau Memento Mori ditulis di telapak tangan kita masing-masing, sebelah kanan dan kiri. Masalahnya, setelah mati keadaan kita bagaimana dan berada dimana? Tubuh atau jasmani kita dikubur dan kembali menjadi tanah. Tetapi roh kita, identitas kita yang bersifat kekal abadi berada di neraka atau di surga. Kita semua sebagai orang beriman harus yakin pasti tidak masuk neraka kecuali dengan sadar atau dan mau sengaja memilih neraka. Sebagai murid Kristus kita pasti masuk surga. “Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku.”(Yoh 14:6)
Tetapi masuk surga haruslah putih bersih, tidak ada noda dosa dan kenajisan sedikit pun ( Wahyu 21:27). Hampir kita semua mati dengan masih membawa kenajisan, noda dosa atau dalam bahasa Ibrani hutang (walaupun tidak cukup besar atau berat untuk masuk neraka).
Untuk menjadi putih bersih perlu pemutihan atau pemurnian, purgatorium yang sering disebut api penyucian. Seperti emas haruslah emas murni tanpa campuran tembaga, patri atau unsur-unsur yang lain. Untuk itu emas harus dimurnikan. Jiwa-jiwa yang masuk purgatorium (tempat pemurnian) tidak mampu membebaskan diri atau membersihkan diri dengan usahanya sendiri. Hanya doa dan pengorbanan kita yang masih ada di dunia yang dapa menolong dan membebaskan mereka.
Ibu Maria Simma, setiap hari dari tahun 1940 sampai ia meninggal dunia (2006) telah menyelamatkan ribuan jiwa dari api penyucian dengan doa dan pengorbanan silihnya. Inilah juga tugas kewajiban kita sebagai saudara atau sahabat mereka yang di api penyucian. Doa dan pengorban paling ampuh adalah misa kudus (2Makabe 12:38-45). Selain misa kudus ada banyak doa yang bisa membebaskan atau meringankan mereka dari api penyucian antara lain: doa jalan salib, rosario kerahiman (doa koronka), doa-doa indulgensi, mati raga yang diujubkan bagi mereka yang masih berada di api penyucian. Bulan November adalah bulan khusus dan istimewa untuk mendoa jiwa-jiwa di api penyucian.
(Rm.G.Notobudyo,Pr)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: