Berbagi Cinta dan Kasih


Berbagi Cinta dan Kasih
Bukan karena mereka cacat lantas kita melupakannya, bukan karena mereka berbeda nasib dengan kita lantas kita merendahkannya, bukan karena mereka idiot lantas kita mengucilkannya dan tak peduli. Tapi yang terutama adalah Mengasihi, Mencintai dan Peduli kepada mereka, membuat mereka semakin manusia, karena kita semua sama di mata Allah.

Bertepatan dengan penutupan bulan Maria, lingkungan St. Fransiskus Xaverius Nogotirto IV mempunyai ujub bersama untuk mengadakan anjang kasih di Panti Cacat Ganda Sayap Ibu di Kadirojo, Kalasan pada Minggu 31 Oktober 2010. Bersama dengan dua puluh tujuh umat Katolik di lingkungan St. FX Nogotirto ini mempunyai misi yang mulia, yaitu membagi kasih dan cinta.
Panti Asuhan Cacat Ganda Sayap Ibu di Kadirojo mengasuh anak-anak yang kurang beruntung karena sengaja dibuang para orang tuanya sejak bayi. Dengan demikian panti tersebut hanya bisa menerima mereka yang terbuang tanpa bisa mengirimkan kembali dari mana mereka berasal, sungguh malang nasib mereka, pasti tak ada seorang manusia pun yang ingin bernasib seperti mereka.
Usia dan penyakit yang mereka derita pun juga beragam, mulai usia 2 tahun sampai usia dewasa yang terdiri dari mampu didik, mampu latih dan mampu rawat. Mampu didik artinya bisa dididik dalam pendidikan formal/sekolah. Mampu latih, artinya mereka mampu untuk dilatih supaya berkembang ketrampilannya, dan mampu rawat artinya anak ini selamanya harus tergantung sepenuhnya kepada para pengasuhnya karena hanya terlentang sepanjang hari di atas ranjang. “Semua anak asuh di panti ini ada 29 orang”, tutur Ibu Sunaryo salah satu pengasuh di Panti ini. “namun, kita juga enggak sendiri ada 11 pengasuh yang mendampingi dan merawat mereka. Memang semuanya harus dimulai dari hati, ya… karena ini juga bukan suatu pekerjaan yang mudah untuk dijalani, “ tambah Bu Naryo.
Dengan kegiatan anjang kasih ini, para orang tua dan anak-anak saat itu diajak untuk membuka hati, membangun kedekatan sehingga terbangunlah kekeluargaan.
Cerita demi cerita mulai mengalir dari bibir-bibir jujur mereka, polah dan tingkah “aneh” dan lucu membuat gelak tawa diantara kita. “Tadinya aku juga takut-e untuk ngajak ngobrol atau main, tapi trus enggak… hehehe, mereka semua menyenangkan dan ramah,” ungkap salah satu mudika yang ikut kegiatan baksos tersebut. Namun suasana mencair ketika mereka menyanyi untuk mengungkapkan betapa rindunya mereka akan kehadiran, peluk kasih dan perhatian dari orang tua mereka. Dan tanpa disadari air mata ini pun mengucur dengan ikhlas.
Wajah polos dengan penuh pengharapan yang tulus untuk sebuah pengakuan dan kebahagiaan seperti anak-anak pada umunya. Hanya lewat tangan-tangan para pengasuh dan kita semua, setidaknya mereka bisa merasakan kebahagiaan dan cinta, walaupun cinta, kasih dan perhatian orang tuanya sendiri tak kan pernah bisa tergantikan atau pun terwakilkan. Mereka sama seperti kita punya hati dan pearasaan serta rasa.
Akhirnya kita berkeliling melihat kamar-kamar mereka yang kemudian diakhiri makan bersama dengan anak-anak Panti. Pukul 13.00 berakhirlah semua acara di panti asuhan dan tidak lupa kami ber-foto bersama mereka dan mohon pamit kepada anak-anak untuk pulang.
Senyum, tawa dan lambaian tangan rindu itupun mengiringi kepulangan kami, dan tak lupa kami juga dibawakan sebuah oleh-oleh untuk kami bawa sebagai “bekal”, satu hal yang sangat berharga kita semua diajak berefleksi rasanya tidak adil, jika kita bisa bernego dengan Tuhan? akan kita lakukan untuk kehidupan yang terbaik bagi anak-anak itu, namun inilah kehidupan. Banyak hal yang harus dan bisa kita syukuri “Apakah aku, kamu, kita sudah bersyukur atas hidup kita, saat ini?” (nv)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: